SMA Negeri 2 Kotabaru

Jalan Raya Stagen KM. 11

SEKOLAH ADIWIYATA BERINTEGRASI

Guru Sebagai Suri Tauladan yang Baik dalam Membentuk Peserta Didik yang Akhlaqul Karimah

Senin, 18 Mei 2020 ~ Oleh Admin ~ Dilihat 336 Kali


Sebagai seorang yang digugu dan ditiru, sudah sepatutnya seorang pendidik atau guru memiliki sifat,  sikap,  dan perilaku yang baik terutama di dalam lingkup pendidikan atau dalam bermasyarakat.  Karena guru adalah suri tauladan yang dijadikan panutan serta contoh oleh peserta didiknya.

Di dalam Al-Qur'an pun sudah dijelaskan yaitu pada QS. Al-Ahzab ayat 21


لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya : Sungguh,  telah ada pada (diri)  Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu)  bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan)  hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.

Dari ayat tersebut dapat diambil nilai pendidikan yaitu seorang pendidik harus menjadi suri tauladan yang baik bagi peserta didiknya. Jika pendidik atau gurunya tidak memiliki perilaku yang baik,  tentu saja peserta didiknya pun akan berperilaku tidak baik pula. Sebaliknya jika pendidik atau guru berperilaku baik,  maka akan mencetak peserta didik yang berperilaku baik pula. Hal itu tidak hanya dalam mengajarkan ilmu saja, melainkan juga dalam pembentukan karakter, akhlak serta kepribadian peserta didiknya.  

Seperti halnya juga yang sudah di jelaskan dalam sebuah hadis :

اِنَّمَا بُعِثْتُ ِلأ ُتَمِّمَا مَكَارِمَ اْلأَحْلاَ قِ

Artinya : "Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik." (HR. Ahmad, Bukhari)

Dalam hadis tersebut dapat diambil pelajaran bahwa sebagai guru yang baik,  sudah sepatutnya guru mencontohkan yang baik kepada peserta didiknya.  Supaya dalam mengajar serta membimbing peserta didik mencapai hasil yang maksimal.  Untuk membentuk peserta didik menjadi pribadi yang akhlaqul karimah,  tentu semuanya berawal dari guru atau pendidiknya.  Seperti contoh, guru dalam mengajarkan kedisiplinan kepada peserta didiknya untuk datang tepat waktu. Maka sudah sepatutnya guru juga harus datang tepat waktu sebelum proses belajar mengajar dimulai.  Jika guru terlambat, otomatis peserta didiknya pun tidak takut untuk melakukan hal yang sama, dan sebaliknya jika guru selalu datang tepat waktu. Peserta didiknya pun pasti akan mencontoh perilaku baiknya. Karena banyak sekali di era sekarang guru yang melarang peserta didiknya main HP di kelas saat jam pelajaran, tetapi gurunya sendiri yang bermain HP di kelas. Tentu hal itu tidak sesuai dengan guru yang dijadikan suri tauladan.  

Untuk itu,  melihat zaman yang semakin modern ini,  dengan banyak peserta didik yang melanggar peraturan di sekolahnya.  Sudah kewajiban seorang guru untuk lebih baik lagi dalam membimbing peserta didiknya. Tentunya dengan hati yang ikhlas pula,  supaya apa yang telah diajarkan kepada peserta didiknya menjadi bermanfaat dan berkah baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.


Terimakasih

Semoga bermanfaat :)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT
...

Abdul Gapur, M.Pd

Para pengunjung situs yang berbahagia, kami ucapkan selamat datang di situs SMA Negeri 2 Kotabaru. Bahwasanya kami sadar sepenuhnya dalam…

Selengkapnya

KATEGORI